Bagaimana,
sudahkah melakukan gebrakan perubahan? atau baru siap melakukan perubahan.
Lalalala memang banyak dari kita ingin melakukan perubahan pada diri kita masing-masing,
meski baru sekadar niatan.
Entah
berapa lama detik, menit yang telah berlalu. Waktu terus berjalan maju ia tidak
akan terulang, entah sudah berapa lama ia telah berlalu. Ia tidak dapat
menghitung dirinya sendiri, diri kita lah yang wajib menghitung waktu, ya
menghitung masa yang telah berlalu.
Ingatan,
ya hanya ingatan yang dapat mengendalikan waktu. Karna kita bisa mengingat
kejadian masa lampau baik kejadian buruk atau pun yang baik tanpa mengubah
keadaan yang sekarang ini.
Seperti
halnya kita selesai beribadah kita selalu berharap dengan doa dan hal-hal yang
baru, target yang baru. Kita juga sadar betul bahwa beberapa rencana perubahan
itu meleset atau mungkin hampir semua rencana kita gagal.
Menyesal?
Pasti, karna itu salah satu sifat mutlak manusia, hidupnya tidak bisa luput
dari kesalahan. Karna waktu terus berjalan maju seirama dengan detak jantung.
Tidak ada gunanya kita menyesal. Mari perbaiki diri sebelum waktu itu berhenti,
sebelum kita kembali kepadanya dengan keadaan yang buruk.
Waktu yang berbeda
Reviewed by Trisna Nugraha
on
Oktober 04, 2017
Rating:
Reviewed by Trisna Nugraha
on
Oktober 04, 2017
Rating:


Mantap gan! Keep it up! Pertahankeun!!!
BalasHapusYoiiiiiii gan
Hapussukak sama yang ini naaaa
BalasHapusWeshhhh makasih loh mba, jadi tersanjung saya wkwkwkwkkw
HapusPenjelasannya kurang nihh
BalasHapusKurang dimananya ya, kalo boleh tau?
HapusWih melulu keren trisna
BalasHapusmantab na, jadi ingin menulis
BalasHapussebentar lagi sepertinya bakalan ngefans nih sama pemilik blog ini.
BalasHapussebentar lagi sepertinya bakalan ngefans nih sama pemilik blog ini.
BalasHapuskaya tau fotonya diambil dimana.
BalasHapus